Lina keukeuh minta cerai dari Sule
Planet Merdeka - Komedian Entis Sutisna alias Sule rupanya mengikhlaskan bila rumah tangganya dengan sang istri, Lina harus berakhir. Pasalnya, Lina tampaknya sudah kekeuh untuk berpisah dengan sang suami. Hal ini, mengingat pula tentang hasil mediasi yang dilakukan sebelumnya gagal total. "Jadi karena mediasinya tidak berhasil. Mau tidak mau, suka tidak suka Sule harus menerima kenyataan rumah tangganya tidak bisa dipertahankan," sambungnya.

Tidak hanya sampai di situ, Dose Hudaya selaku kuasa hukum Sule juga menambahkan bahwa kliennya sendiri memang tak mengingingkan masalah perceraiannya harus berlarut-larut. Untuk itu, dirinya menerima segala hasil keputusan dalam meja hijau. Namun di balik itu semua, Sule pun mengajukan beberapa keberatan atas gugatan dari Lina. Keberatan tersebut mengenai dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan soal tak dinafkahi.

Sule meminta hak asuh anak
Mengaku ikhlas bercerai dari Lina meskipun dirinya sempat berusaha tetap mempertahankan rumah tangganya, Sule pun akhirnya meminta agar hak asuh keempat putra putrinya jatuh ke tangannya. "Perwalian anak, jadi Sule ingin anak ikut Sule," ujar Dose. Bukan tanpa alasan Sule menginginkan hak asuh anak tersebut. Dose juga mengungkapkan kalau komedian kondang ini menginginkan hak asuh anak dikarenakan mereka sudah terbiasa tinggal bersama dirinya.

"Soalnya kan seandainya orang tua berpisah yang penting anak-anak mah ngumpul. Kan selama ini juga terbiasa sama Sule," kata Dose. Selama ini anak-anak memang kerap terlihat bersama Sule di Jakarta. Bahkan mereka sempat liburan berlima ke luar negeri tanpa Lina. Sule juga kerap membagikan momen kebersamaannya dengan keempat buah hatinya.

Saat putri semata wayangnya, Putri Delina, merayakan ulang tahun yang ke-17, Lina juga tak tampak hadir. Rizky Febian, anak sulung Sule yang menyanyikan lagu Kesempurnaan Cinta diatas panggung pun sempat meneteskan air mata. Sule yang melihat Iky (sapaan sang putra) menangis langsung menyusul ke panggung dan memeluknya.

Pakar ekspresi mengungkap sifat asli Lina
Pakar ekspresi, Endang Face Reader, mengungkapkan sifat asli Lina. Endang mengatakan tentang karakter asli Lina pada program siaran Obsesi yang tayang di GTV. Endang mengungkapkan bahwa Lina merupakan tipe seorang ibu telaten. Endang melihat Lina sudah menjadi sosok ibu yang all out untuk keempat buah hatinya.

Lina juga telah memberikan upaya terbaiknya untuk keluarga yang ia bangun bersama Sule. Selain all out menjadi orangtua, Lina juga seorang sosok yang penyayang. Sifat penyayang itu didukung dengan rasa kepercayaan yang total.

"Dari wajah yang saya perhatikan tadi, karakter Lina ini adalah sosok ibu yang telaten. All out kalau buat keluarga, penyayang dan percayanya itu total," kata Endang. Menurut Endang, Lina kini menjadi pribadi yang sulit memaafkan setelah merasa dikhianati. Hal itulah yang kemudian membuat Sule lebih bekerja keras untuk memenangkan hati Lina kembali. "Ketika dia dikhianati memang susah sekali untuk memaafkan," ujarnya.

Ia juga melihat Lina semakin kuat ingin berpisah selama proses perceraian. Itu berbeda yang ia lihat di benak Sule yang semakin pasrah. Kepasrahan Sule terlihat ketika akhirnya menerima gugatan cerai setelah beberapa kali sidang cerai.

Dalam sidang perceraian Sule dan Lina, beberapa hal yang sempat membuat publik bingung dengan keputusan ibu 4 orang anak itu menggugat cerai suaminya pun sedikit terkuak. Diantaranya:

1. Lina Tetap Mempertahankan Keputusannya
Sidang mediasi kedua antara Sule dan Lina menemui jalan buntu. Menurut kuasa hukum Lina, Abdurrahman, kedua belah pihak masih tetap pada pendiriannya masing-masing.

"Keduanya tetap pada pendirian masing-masing. Bu Lina tetap ingin cerai dan segera ada putusan cerai sementara pihak Kang Sule ingin mempertahankan rumah tangganya. Ya tidak ada titik temu kan akhirnya," ujar Abdurrahman.

Abdurrahaman menambahkan bahwa dalam sidang mediasi yang berlangsung selama setengah jam itu Lina masih ingin mengajukan gugatan cerai karena sudah tak lagi cocok.

2. Dua Permintaan Lina
Sidang gugatan cerai Lina terhadap Sule diputuskan tetap dilanjutkan. Hal tersebut lantaran masih belum ditemukan titik terang dari kedua belah pihak. Dari hasil sidang tersebut, Lina mengajukan dua permintaan. Menurut Abdurrahman, kliennya tetap meminta dua hal yang ia ajukan kepada Sule untuk dipenuhi.

"Gugat cerai dan minta hak asuh anak. Pengennya Bu Lina ambil semua (anak), tapi yang dua itu kan dianggap sudah dewasa, sudah bisa menentukan pilihan mau ikut bapaknya atau ibunya," tutur Abdurrahman. Lina meminta hak asuh atas anak ketiga dan anak keempatnya karena mereka masih kecil. "Kalau yang di bawah umur kan undang-undang sudah mengatur bahwa hak asuh jatuh kepada ibunya yang masih membutuhkan bimbingan secara rohani dan mentalnya," ujarnya.

3. Sule Ungkap Nomornya Diblokir oleh Lina
Sule mengungkapkan jika komunikasinya dengan Lina tak bisa berjalan lancar. Sule tak bisa menghubungi Lina lantaran nomor ponselnya telah diblokir oleh wanita yang telah menikah dengannya selama 21 tahun.

"Lah gimana mau komunikasi, saya nomornya aja diblok (oleh Lina). Sejak terjadi sesuatu, makanya saya ingin mempertanyakan sesuatunya itu," ujar Sule.

Menurut Sule, keinginannya mempertahankan rumah tangga sudah sering ia utarakan.
Terlebih hal ini juga diinginkan oleh keempat anaknya. Selain mediasi yang digelar oleh pengadilan Cimahi, Sule juga berupaya mengadakan mediasi sendiri dengan Lina. Sayangnya, beberapa kali diundang untuk mediasi, Lina memilih untuk tak hadir.

"Orang-orang juga tahu, siapa yang sibuk siapa yang enggak. Kadang-kadang orang yang enggak sibuk juga menyibukkan diri," ungkap Sule.

4. Lina Berikan Tanggapan Soal Isu Perselingkuhan Sule
Dalam sidang tersebut, Lina memberikan tanggapannya terkait isu perselingkuhan Sule.
Seperti yang diketahui, sejak gugatan cerai yang dilayangkan Lina beredar, Sule digosipkan menjalin hubungan dengan pramugari. Terkait hal itu, kuasa hukum Lina, Abdurrahman, menampiknya.

"Sebenarnya isu orang ketiga klien kami tidak pernah menyatakan itu. Enggak tahu munculnya dari mana. Kita dalam proses gugatan cerai juga tidak menyinggung masalah itu," ujar Abdurrahman.

Selain itu, pihak Lina juga menyangkal adanya pembelian sejumlah barang mewah oleh Sule yang menjadi latar belakang perceraiannya. "Masalah pembelian barang mewah seperti motor juga klien kami tidak pernah membicarakan itu," katanya. Abdurrahman mengatakan, satu-satunya alasan Lina mengajukan cerai atas Sule adalah adanya cekcok yang berkepanjangan.

"Ya cekcok yang sudah terakumulasi. Kalau sudah cekcok kan susah juga untuk menyamakan visi mengarungi bahtera rumah tangga walaupun sudah punya anak empat," ungkapnya.